
Mobil tersebut kini digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pengajian ibu-ibu, kebutuhan darurat, hingga layanan antar jemput di 31 RT dan 13 RW yang tersebar di Desa Pangkaljaya.
“Jika dibutuhkan, masyarakat juga bisa menghubungi via telepon untuk layanan keliling ke kampung-kampung,” tambahnya.
Kepala desa berharap, inisiatif ini bisa menjadi contoh semangat gotong royong dan langkah awal menuju pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














