
“Kemungkinan besar keduanya terseret arus banjir bandang saat menyeberangi jembatan,” ujar Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto.
Hingga Rabu sore, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh lebih dari 100 personel tim SAR gabungan. Pencarian dibagi dalam tiga tim:
- Tim pertama menyisir dari lokasi kejadian ke arah hilir Sungai Bodeng,
- Tim kedua bergerak dari muara sungai di Waduk Wonorejo ke arah hulu,
- Tim ketiga menyisir area Waduk Wonorejo menggunakan perahu karet.
“Medan sangat sulit dan kondisi sungai masih deras serta bercampur lumpur, ini menjadi tantangan besar bagi tim kami,” jelas Ipda Nanang.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih belum ditemukan. Tim SAR terus berupaya melakukan pencarian dengan harapan dapat segera menemukan keduanya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana alam, khususnya di kawasan rawan banjir seperti Pagerwojo.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















