
Kondisi lebih parah terjadi di Dusun Karen, Desa Gumulan, Klaten Tengah, di mana banjir luapan dari Sungai Mojayan merendam pemukiman dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter. Sekitar 22 rumah terdampak, dan dua warga – seorang ibu menyusui dan seorang balita – harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
“Hingga pukul 19.50 WIB, data masih bersifat sementara karena pendataan masih berlangsung. Kami menggunakan empat unit pompa untuk menyedot air,” ujar Syahruna.
Pantauan di lapangan menunjukkan banjir juga merendam sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Jogja-Solo, simpang empat depan Pengadilan Negeri Klaten, serta jalan lingkar seperti Jalan Sersan Sadikin, Sugiyopranoto, Ronggowarsito, dan Diponegoro.
Akibatnya, lalu lintas tersendat karena banyak kendaraan terjebak genangan air, terutama di sekitar simpang empat BAT.
“Hujan deras sejak sore dan air mulai meluap sekitar pukul 16.00 WIB,” tutur Arifin, warga sekitar pengadilan.
BPBD bersama instansi terkait masih melakukan upaya tanggap darurat, termasuk evakuasi warga dan penyedotan air di wilayah terdampak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















