BOGORTODAY.COM – Maraknya aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan tajam. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, angkat bicara dan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor serta aparat kepolisian untuk bertindak lebih tegas terhadap fenomena yang dinilai semakin meresahkan warga dan pelaku usaha tersebut.
Dalam keterangannya kepada media, Sastra menekankan bahwa praktik-praktik premanisme, terlebih yang mengklaim diri sebagai bagian dari ormas atau mengatasnamakan instansi tertentu, tidak boleh diberi ruang tumbuh. Menurutnya, tindakan tegas dari aparat dan pemerintah merupakan langkah awal untuk membersihkan lingkungan masyarakat dari intimidasi dan keresahan sosial.
“Tidak ada ruang untuk premanisme di Kabupaten Bogor. Apalagi yang mengatasnamakan ormas atau instansi tertentu yang justru meresahkan warga dan pelaku usaha,” tegas Sastra, Sabtu (24/5/2025).
Kekhawatiran tidak hanya berhenti pada dampak sosial, tetapi juga menjalar ke ranah ekonomi. Sastra menyebut bahwa iklim investasi lokal sangat bergantung pada jaminan rasa aman dan kepastian hukum. Ia menilai kehadiran preman berkedok ormas menjadi momok bagi para investor yang ingin menanamkan modal di Bogor.
“Saya harap tidak ada lagi premanisme di Kabupaten Bogor yang menghambat investasi. Kita butuh ruang usaha yang sehat dan kondusif, bukan tekanan dari pihak-pihak tak bertanggung jawab,” ujarnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. DPRD, kata Sastra, akan terus memantau dan memberikan dorongan politik agar pemerintah daerah serius menangani permasalahan ini.
“Ini menjadi bagian dari upaya serius Pemkab dan Polres Bogor dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















