
“Kami sudah coba komunikasikan ke beberapa kementerian terkait. Kemarin juga sudah menerima audiensi dari teman-teman ojol untuk segera kita carikan titik temunya,” ujarnya.
Ojol: Penggerak Ekonomi yang Tak Bisa Diabaikan
Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa kontribusi pengemudi ojol terhadap perekonomian nasional tidak bisa dipandang sebelah mata.
Jumlah mereka yang besar serta peran mereka dalam menggerakkan sektor jasa dan logistik dinilai sangat penting.
“Bagaimanapun juga saudara-saudara kita di ojol ini adalah penggerak roda ekonomi. Jumlah mereka besar, dan aktivitas ekonominya signifikan. Mereka membantu banyak lapisan masyarakat,” katanya.
Menuju Solusi Win-Win
Pemerintah berharap ke depan akan tercipta solusi win-win antara driver dan aplikator. Prasetyo menegaskan bahwa keseimbangan antara kesejahteraan mitra driver dan kelangsungan usaha aplikator adalah hal yang krusial untuk dipertahankan.
“Kita ingin semua pihak untung bersama. Jangan ada yang merasa dirugikan, baik itu driver maupun aplikator,” pungkasnya.Kesimpulan
Masalah potongan aplikasi ojek online kembali menjadi sorotan nasional. Pemerintah menunjukkan respons positif dan aktif untuk menyelesaikan polemik ini dengan pendekatan dialog dan mediasi.
Kini, masyarakat menanti langkah konkret yang bisa membawa keadilan bagi para pengemudi ojol yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi digital Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















