Soal Bus Usang untuk Wisata, Pengamat: Daripada Jadi Sarang Tikus

Pengamat Komentar Pengoptimalan Aset Jadi Bus Pariwisata
Pengamat Kebijakan Publik, Yusfitriadi

BOGORTODAY.COM – Kabupaten Bogor kini menunjukkan gebrakan luar biasa dalam memanfaatkan aset daerah. Setelah sekian lama dibiarkan berdebu dan nganggur, bus-bus yang jarang digunakan akhirnya dihidupkan kembali—bukan untuk mengantar warga ke kantor atau pasar, tapi untuk “wisata gratis.” Ide brilian ini datang dari Pemkab Bogor, yang tampaknya baru sadar bahwa bus tua juga bisa jadi magnet turis.

BACA JUGA :  Sebagian Besar Tuntutan Ranah Nasional, DPRD Kota Bogor Komit Jembatani Suara Mahasiswa ke Pusat

Pengamat kebijakan publik Yusfitriadi atau akrab disapa Kang Yus antusias memuji inisiatif ini.

“Kalau memanfaatkan dan mengoptimalkan bus sebagai sarana wisata itu cukup menarik,” katanya santai, Senin (26/5/2025).

Tentunya Kang Yus juga tak lupa mengingatkan bahwa selama ini banyak aset pemerintah yang malah teronggok tidak berfungsi, bahkan ada yang sudah berubah status jadi “milik pribadi” dengan cara mengganti plat hitam jadi plat merah.

BACA JUGA :  Sering Pegal Saat Berada di Ruangan Ber-AC? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

“Ini artinya, aset yang mestinya untuk rakyat malah dipakai seperti harta pribadi. Kreatif, ya?” selorohnya.

Ia juga mengakui bahwa Kabupaten Bogor sampai sekarang belum punya kendaraan umum ikonik yang bisa jadi ciri khas daerah. Jadi, bus wisata ini harapannya bisa jadi daya tarik baru.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================