Mengapa Tak Ada Pesawat yang Terbang di Atas Ka’bah? Ini Penjelasan Sebenarnya

Masjid al-Haram

BOGORTODAY.COM – Ka’bah, bangunan suci yang menjadi pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia, kerap memunculkan rasa kagum dan kekhusyukan.

Salah satu hal yang kerap jadi bahan perbincangan adalah mengapa tidak ada satu pun pesawat yang terbang tepat di atas Ka’bah.

Fenomena ini memicu berbagai spekulasi, mulai dari alasan spiritual hingga teori konspirasi. Namun, di balik keunikan tersebut, terdapat penjelasan resmi dan logis yang jarang diketahui publik.

Ka’bah dan Wilayah Udara Mekkah adalah Zona Larangan Terbang

Alasan utama pesawat tidak melintasi langsung di atas Ka’bah adalah karena kebijakan penerbangan resmi Arab Saudi.

BACA JUGA :  Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) menetapkan wilayah udara di atas Mekkah, termasuk Ka’bah dan Masjidil Haram, sebagai zona larangan terbang (no-fly zone).

Dalam peraturan resmi GACA disebutkan:

“Tidak ada yang boleh mengoperasikan pesawat di atas atau di sekitar wilayah yang akan dikunjungi atau dilalui oleh Penjaga Dua Masjid Suci, atau tokoh penting lainnya, kecuali dengan izin khusus.”

Artinya, seluruh penerbangan komersial dan pribadi dilarang melintasi kawasan tersebut, kecuali untuk keperluan keamanan atau keadaan darurat dengan izin ketat. Tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga kekhusyukan ibadah dan menjamin keselamatan jutaan jemaah yang setiap tahunnya memadati Mekkah.

BACA JUGA :  Etika Sandaran Tangan di Pesawat: Siapa yang Lebih Berhak, Penumpang Tengah atau Samping?

Mitos: Medan Magnet dan Gravitasi Nol

Seiring viralnya fenomena ini, muncul juga klaim-klaim tak berdasar yang menyebutkan bahwa pesawat tidak bisa terbang di atas Ka’bah karena medan magnet yang kuat atau bahkan gravitasi nol di wilayah tersebut. Ada pula yang menyatakan bahwa burung tidak bisa melintas di atas Ka’bah.

Namun semua klaim tersebut telah dibantah oleh para ahli dan dianggap sebagai mitos belaka.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================