Pemkot Bogor Angkat 46 CPNS Baru, Fokus Pada Pelayanan Masyarakat

Dedie Rachim juga berpesan agar ketika baru saja diangkat sebagai PNS tidak memiliki sikap konsumtif maupun cawe-cawe.

Fokus karir, masih muda, mengabdi untuk Kota Bogor teguhkan hati posisikan diri sebagai orang yang betul-betul ingin melayani masyarakat,”ujarnya.

Di lokasi yang sama, Plh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Eko Prabowo mengatakan 46 CPNS yang menerima SK ini terdiri dari 18 dokter umum, 28 tenaga medis, tenaga fungsional, dan tenaga fungsional umum.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan Pejabat Pemkot, Ketua DPRD Kota Bogor Berharap Pelayanan Publik Semakin Meningkat

Sedangkan berdasarkan golongan jabatan, golongan 3B sebanyak 18 orang, dari tenaga medis 3A 25 orang, dan dari umum golongan 2C 3 orang.

“Kebijakan pengadaan ASN Pemkot ini mengacu pada skema pertumbuhan zero growth, yaitu jumlah perekrutan ASN mengikuti jumlah angka pegawai yang pensiun pada tahun berjalan serta memperhatikan program penataan non ASN yang sedang dijalankan,” ucapnya.

BACA JUGA :  JPO Paledang Akhirnya Mulai Dirobohkan

Eko menambahkan, pembukaan kebutuhan CPNS tahun 2024 ini selain dalam semangat untuk pemenuhan pelayanan dasar kesehatan, juga untuk memperkuat talenta digital di beberapa perangkat daerah yang memerlukan penguatan pada bidang informasi dan teknologi.

“Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam rangka mendukung pengoperasian museum Pajajaran,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================