
Semangat pengabdian dan keberanian almarhum menjadi inspirasi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan,” imbuh Dokter Vitrie sapaan akrabnya.
R. Moh. Noh Nur adalah pejuang asal Leuwiliang yang gugur dalam Agresi Militer Belanda II saat mengawal para pengungsi. Penamaan ini menjadi simbol semangat perjuangan, keberanian, dan cinta tanah air, nilai-nilai yang kini menjadi identitas moral RSUD.
“Dengan nama baru ini, kami ingin menjadikan RSUD R. Moh. Noh Nur sebagai rumah sakit yang tidak hanya andal secara medis, tetapi juga hadir dengan jiwa kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi,” lanjut dr. Vitrie.
Perubahan nama ini mempertegas komitmen RSUD R. Moh. Noh Nur untuk menjadi rumah sakit rujukan utama yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat, serta menjadi kebanggaan wilayah barat Kabupaten Bogor. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















