
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bogor sebagai tuan rumah kongres internasional ini.
Ia menilai WCCN 2025 bukan hanya memperkuat citra Bogor sebagai kota ilmiah dan wisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada pelaku usaha lokal.
“Peserta dari 13 negara menginap di hotel-hotel Bogor, berwisata ke Kebun Raya, hingga berbelanja. Ini tentu menjadi kebanggaan. Kami siap menjadi tuan rumah untuk kegiatan nasional maupun internasional lainnya,” ujar Dedie.
Kegiatan Lapangan dan Potensi Lokal
Selama tiga hari kongres, para peserta akan mengikuti berbagai sesi ilmiah, diskusi panel, serta kunjungan lapangan.
Beberapa kegiatan luar ruang yang dijadwalkan antara lain kunjungan ke produsen tempe Azaki di Tanah Sareal dan wisata edukatif ke Kebun Raya Bogor.
Sementara itu, Prof. Pram, pendiri International Collection Nutrition, menaruh harapan besar pada masa depan industri pangan sehat berbasis lokal di Indonesia.
“Indonesia adalah negara besar dengan potensi besar di bidang makanan dan minuman. Di masa depan, Indonesia akan menjadi pemain penting dalam industri makanan bertaraf internasional,” ungkap akademisi asal India tersebut.
Dengan penyelenggaraan WCCN 2025 ini, Kota Bogor sekali lagi menunjukkan kapasitasnya sebagai kota tuan rumah event ilmiah bertaraf internasional, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam percaturan global di bidang gizi dan kesehatan masyarakat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















