PDPOTJI: Madu dan Kunyit Ampuh Redakan Gangguan Lambung Berkat Sifat Antioksidannya

Data Prevalensi GERD dan Gastritis di Indonesia

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, GERD dan gastritis merupakan dua penyakit lambung yang cukup umum di Indonesia. GERD memiliki prevalensi sebesar 40,8 persen, sementara gastritis sebesar 4,9 persen.

GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah gangguan sistem pencernaan di mana asam lambung dan isi perut naik kembali ke kerongkongan (esofagus). Kondisi ini menimbulkan sensasi perih dan panas di bawah tulang dada, yang dikenal sebagai heartburn.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Gejala GERD meliputi:

  • Rasa terbakar di dada
  • Mual
  • Rasa pahit di mulut
  • Karies gigi
  • Nyeri atau kesulitan menelan
  • Batuk kronis
  • Sakit tenggorokan dan suara serak
  • Bau mulut

Bahaya Jika Gastritis Tidak Ditangani

Sementara itu, gastritis biasanya ditandai dengan keluhan nyeri di ulu hati. Jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, gastritis dapat merusak fungsi lambung dan meningkatkan risiko kanker lambung yang berpotensi fatal.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Penggunaan madu dan kunyit sebagai bahan herbal untuk membantu meredakan gangguan lambung, khususnya GERD dan gastritis, menjadi alternatif alami yang potensial.

Kombinasi kedua bahan ini tidak hanya memberikan efek sinergis tetapi juga bisa dikembangkan dalam bentuk produk modern yang terstandar dan aman untuk dikonsumsi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================