Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Hadiri Upacara Peringatan HJB Ke-543

KDM juga menuturkan, tanah ini tanah pusaka, kita kembalikan seluruh arsitekturnya kepada arsitektur kita, buat cerminan kerajaan Sunda, agar orang Bogor merasa inilah Bogor sebagai tanah pusaka, tanah yang aku cintai.

“Kalau ingin jadi pemimpin hebat mencintai Bogor dengan sepenuh hati, di awal jabatan saya sebagai Gubernur, saya langsung membongkar bangunan yang merusak peradaban Bogor,” tandas KDM.

BACA JUGA :  Mengapa Kucing Sering Mengendus Wajah Pemilik Saat Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya

KDM menambahkan, seorang pemimpin yang ditakdirkan berdiri di atas badai tidak penting elektabilitas tapi lebih penting berani menerjang badai, dan meletakan kerangka besar bagi sendi-sendi pembangunan.

“Yuk kita bongkar bangunan yang menyalahi aturan jangan pernah takut, Presiden Prabowo sudah perintahkan tindak semua yang melanggar aturan,” pungkasnya. ***

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Bongkar Bangunan Tanpa Izin di Ciseeng, 92 Pemilik Pilih Tertib Mandiri

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================