Mobil Tabrak Rumah Saat Dikejar Polisi, Tiga Pria di Bangkalan Tertangkap Bawa Ribuan Rokok Ilegal

Mobil Tabrak Rumah Saat Dikejar Polisi, Tiga Pria di Bangkalan Tertangkap Bawa Ribuan Rokok Ilegal

BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan dramatis yang melibatkan mobil pengangkut ribuan batang rokok ilegal tanpa pita cukai terjadi di Jalan Raya Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Sabtu malam (7/6).

Kejadian ini sekaligus mengungkap upaya penyelundupan rokok ilegal yang dilakukan oleh tiga pria asal Kecamatan Arosbaya.

Ketiga pelaku yang diamankan adalah AY (20), MH (25), dan SR (30). Mereka ditangkap setelah mobil jenis Suzuki Ertiga bernomor polisi B 1638 ENL yang mereka kendarai menabrak rumah warga saat berusaha kabur dari kejaran Patroli Jalan Raya (PJR) Suramadu Satlantas Polda Jatim.

BACA JUGA :  Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Dinas SDA DKI Sebut Dipicu Saluran Penghubung Lama

Dikejar Polisi, Tabrak Rumah Warga

Menurut keterangan Humas Bea Cukai Madura, Megatruh Yoga Brata, mobil tersebut awalnya terdeteksi melaju secara mencurigakan di kawasan Jembatan Suramadu. Ketika petugas mencoba menghentikannya, pengemudi malah mempercepat laju kendaraan.

“Kendaraan tidak mengindahkan peringatan petugas dan terus melaju hingga akhirnya hilang kendali dan menabrak rumah warga,” ujar Yoga, Minggu (8/6/2025).

Benturan keras akibat kecelakaan itu menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan rumah warga, serta menghancurkan bagian depan kendaraan. Saat diperiksa, petugas menemukan ribuan batang rokok tanpa pita cukai yang diduga akan diselundupkan ke luar Madura.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Tersangka dan Barang Bukti Diamankan

Ketiga pelaku yang masih berada di dalam mobil segera diamankan di lokasi kejadian. Mereka langsung diserahkan ke Kantor Bea Cukai Madura bersama barang bukti berupa mobil dan rokok ilegal.

“Ketiganya juga diserahkan ke Bea Cukai Madura bersama barang bukti rokok dan kendaraan,” ungkap Yoga.

Saat ini, para pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran rokok ilegal yang lebih besar.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================