
Ia mengisahkan bahwa dirinya berasal dari keluarga militer sang ayah merupakan prajurit komando yang berdinas sejak tahun 1980 dan pensiun pada tahun 2015. Ia pun menghabiskan masa mudanya selama 20 tahun tinggal di lingkungan Kopassus.
“Saya sendiri sempat mendaftar ke Akademi Militer, Bintara, bahkan Tamtama, namun belum diterima. Akhirnya saya memilih jalan kuliah. Ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga. Kisah ini mungkin bisa menjadi gambaran bagaimana jalan Tuhan membawa saya hingga menjadi Bupati,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa meski lahir dan besar di Solo, sejak tahun 2009 ia telah bermukim di Bogor dan menjadi bagian aktif dalam pembangunan daerah.
Pengalaman hidupnya yang dekat dengan dunia militer membuatnya memiliki komitmen yang kuat terhadap disiplinan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada negara.
“Bagi seluruh rekan-rekan, rumah saya tidak jauh. Saya terbuka dan selalu siap menyambut siapa pun yang ingin bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto. (*/Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















