
Ia menyebut plastik sebagai salah satu pencemar utama yang dapat merusak tanah, mencemari air, serta berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.
“Kami ingin menjadikan momen ini sebagai titik awal untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa desa bersih dimulai dari kesadaran individu,” tambahnya.
Entang juga menyampaikan bahwa ke depan, pihak desa akan mendorong program-program berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, salah satunya dengan mengembangkan metode pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot sebagai solusi alternatif yang ramah lingkungan.
Aksi kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan masih kuat di tengah masyarakat Desa Kemang. Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, diharapkan gerakan peduli lingkungan ini terus berlanjut dan menjadi kebiasaan yang membudaya di kehidupan sehari-hari.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















