BOGORTODAY.COM – Proses relokasi pedagang Pasar Bogor secara resmi telah dimulai secara bertahap. Para pedagang kini dipindahkan ke dua lokasi berbeda berdasarkan jenis dagangan, sebagai bagian dari upaya penataan kawasan pusat kota.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, mengatakan bahwa proses relokasi dilakukan dengan pendekatan bertahap demi menjaga kondusivitas.
“Relokasi dilakukan bertahap. Pedagang produk basah dipindahkan ke Pasar Jambu Dua, sementara pedagang produk kering ke Pasar Sukasari,” ujar Jenal, pada Senin (9/6/2025).
Menurutnya, respon para pedagang cukup positif. Di Pasar Jambu Dua, tercatat sekitar 180 pedagang telah memesan tempat dan sebagian sudah membayar uang muka. Sementara itu, di Pasar Sukasari, sekitar 120 pedagang telah menempati kios yang tersedia.
“Ini jadi awal yang baik. Kami terus membuka ruang komunikasi dengan para pedagang. Usulan dan aspirasi mereka juga menjadi pertimbangan dalam perencanaan fungsi baru kawasan Pasar Bogor,” katanya.
Jenal menjelaskan, relokasi ini merupakan bagian dari penataan kawasan Pasar Bogor, Plaza Bogor, dan Surya Kencana. Area tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan modern.
“Ke depan, tidak ada lagi pasar kumuh. Sebagian dari kawasan Pasar Bogor akan disulap menjadi pasar bersih, pusat oleh-oleh terbesar, atau pasar tematik,” jelasnya.
Hasil kajian HBU (Highest and Best Use) menunjukkan bahwa kawasan Pasar Bogor cocok dikembangkan sebagai area multifungsi yang mencakup tempat parkir, convention hall, hotel, dan pasar tematik.
“Terminal yang akan dibangun nantinya akan terintegrasi dengan pasar. Kami tidak menghilangkan fungsi pasar, tapi justru memperkuat dan menatanya kembali,” pungkas Jenal.
Melalui langkah ini, Pemkot Bogor berharap kawasan pusat kota menjadi lebih representatif dan ramah bagi semua pihak, tanpa mengesampingkan keberlangsungan ekonomi para pedagang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















