GAC Internasional Siapkan Australia sebagai Tujuan Ekspor Mobil Listrik Buatan Indonesia

Mobil listrik yang akan diekspor diproduksi di fasilitas baru milik National Assemblers, anak usaha Grup Indomobil, yang berlokasi di atas lahan seluas 11 hektar di Purwakarta, Jawa Barat. Pabrik ini baru beroperasi sebagian dan telah menyerap investasi senilai Rp1 triliun, serta mempekerjakan 300 tenaga kerja lokal.

Dalam tahap awal, pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 20.000 unit per tahun dan dirancang untuk berkembang menjadi 50.000 unit per tahun seiring meningkatnya permintaan domestik maupun ekspor.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

“Kami sudah memproduksi satu model listrik Aion V di Indonesia, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40 persen,” sebut pihak perusahaan.

Dukungan Produksi Kendaraan Elektrifikasi Lengkap

Selain memproduksi kendaraan listrik murni (EV), pabrik ini juga dirancang untuk memproduksi jenis kendaraan lain seperti sedan, SUV, MPV, termasuk kendaraan dengan konfigurasi tujuh tempat duduk.

GAC menyebut pabriknya fleksibel untuk memproduksi berbagai tipe kendaraan elektrifikasi seperti hybrid dan plug-in hybrid (PHEV).

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Langkah GAC ini memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan elektrifikasi di kawasan Asia-Pasifik. Dengan kemampuan ekspor ke negara setir kanan dan kiri, termasuk kawasan Afrika Selatan, GAC berharap dapat menjadikan Indonesia sebagai hub otomotif masa depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================