
BOGORTODAY.COM – Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (LS Vinus) merilis hasil survei tingkat kepuasan masyarakat Kota Bogor terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin, selama 100 hari pertama masa jabatan mereka.
Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 66,48 persen warga merasa puas terhadap kinerja pasangan kepala daerah tersebut.
Survei ini dilakukan dengan mewawancarai 800 responden yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor.
LS Vinus menilai 16 sektor pemerintahan sebagai parameter kepuasan masyarakat terhadap kinerja Dedie-Jenal.
Survei Ilmiah untuk Rekomendasi Kebijakan
Founder LS Vinus sekaligus Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Yusfitriadi, mengatakan bahwa tujuan survei ini adalah untuk memberikan data berbasis publik yang dapat dijadikan pijakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dalam merumuskan strategi dan meningkatkan pelayanan.
“Harapannya dengan adanya survei ini, pemerintah tidak hanya mendengar asumsi, tapi juga memahami kondisi publik secara ilmiah,” ujar Yusfitriadi dalam konferensi pers di Cibinong.
Rinciannya: Kepuasan Tertinggi di Sektor Lingkungan dan Tata Kelola Pemkot
Berikut hasil survei kepuasan masyarakat per sektor:
- Tata Kelola Lingkungan: 75,63% puas | 24,63% tidak puas
- Tata Kelola Pemkot yang Bersih: 73,88% puas | 26,12% tidak puas
- Sosial: 71,38% puas | 28,62% tidak puas
- Infrastruktur: 70,38% puas | 29,62% tidak puas
- Kebudayaan: 70,50% puas | 29,50% tidak puas
- Komunikasi Publik: 70,25% puas | 29,75% tidak puas
- Pelayanan Publik: 69,63% puas | 30,37% tidak puas
- Kesehatan: 69,38% puas | 30,62% tidak puas
- Pendidikan: 68,63% puas | 31,37% tidak puas
- Transportasi: 66,75% puas | 33,25% tidak puas
- Ekonomi: 66,38% puas | 33,62% tidak puas
- Pertanian: 65,88% puas | 34,12% tidak puas
- Ketenagakerjaan: 61,38% puas | 38,62% tidak puas
- Keamanan: 60,25% puas | 39,75% tidak puas
- Penegakan Hukum: 56,38% puas | 43,62% tidak puas
- Pemberantasan Korupsi: 47,13% puas | 52,87% tidak puas
Menurut Yusfitriadi, sektor dengan tingkat kepuasan terendah adalah pemberantasan korupsi, yang justru lebih banyak mendapat penilaian tidak puas (52,87%).
“Rata-rata kepuasan masyarakat di 16 sektor ini mencapai 66,48 persen,” ungkap Yus.
Evaluasi Awal untuk Pemerintah Kota
LS Vinus berharap hasil survei ini bisa dijadikan bahan evaluasi awal agar Pemerintah Kota Bogor bisa menyusun kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan publik di masa mendatang.
Apresiasi dari Pengamat Politik
Sementara itu, analis politik Jeirry Sumampow mengapresiasi langkah LS Vinus dalam melakukan survei berbasis publik.
“Masyarakat perlu tahu sejauh mana komitmen kepala daerah sejak awal memimpin. Kalau dari awal sudah meragukan, tentu akan berdampak pada 5 tahun ke depan,” tegas Jeirry.
Menurutnya, survei semacam ini menjadi penting untuk mengawal transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah sejak awal masa jabatan.
Hasil survei LS Vinus menjadi cerminan penting atas persepsi warga Bogor terhadap Wali Kota Dedie Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin dalam 100 hari pertama masa jabatan.
Meskipun mayoritas warga merasa puas, terutama di sektor lingkungan dan pelayanan publik, beberapa sektor seperti pemberantasan korupsi dan penegakan hukum masih perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah daerah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















