
Data terakhir menunjukkan, Kota Bogor kekurangan sekitar 1.100 guru dan akan meningkat sampai akhir tahun 1.200 dikarenakan beberapa guru memasuki masa pensiun, sementara dari tingkat pusat belum ada penambahan.
Sehingga kebersamaan antara pemerintah dan PGRI menjadi penting untuk menjadi solusi mengatasi kekurangan guru.
Wakil Ketua PGRI Jawa Barat, Pipin Mansur Arifin, menyampaikan bahwa esensi peran PGRI sebagai organisasi profesi adalah memuliakan guru, sehingga kode etik bukan saja simbol tapi pondasi yang perlu dipahami.
Ia juga mengatakan bahwa profesi guru bukan hanya untuk kesejahteraan saja tapi juga membangun kepercayaan masyarakat untuk menghadirkan profesional, bermartabat, dan mampu memberikan peranan.
“PGRI bukan hanya sekedar organisasi seremonial, kita harus bisa menjadi motor penggerak perbaikan pendidikan,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua terpilih PGRI Kota Bogor, Ade Sutisna, yang juga meminta doa restu untuk bisa menjalankan tugas dengan amanah.
“Sehingga kita mampu melaksanakan tugas sebagai guru di Kota Bogor lebih meningkat, hebat, dan kuat,” ujarnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















