
Salah satu sumber ketidakpastian utama yang menghantui pasar adalah kemungkinan terganggunya jalur pelayaran minyak di kawasan Teluk.
Kekhawatiran mengarah pada kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang memisahkan Iran dan Oman. Selat ini menjadi rute vital bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
“Jika penutupan Selat Hormuz benar terjadi, maka pasokan global bisa terganggu dan berdampak besar terhadap harga minyak dunia,” kata Beyrich.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi ini bisa memperburuk tekanan inflasi global yang masih tinggi di sejumlah negara.
Kondisi geopolitik yang tidak menentu ini membuat pelaku pasar, baik di sektor energi maupun keuangan, harus bersiap menghadapi fluktuasi harga yang tajam dan risiko ekonomi lanjutan, terutama jika konflik terus bereskalasi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















