BOGORTODAY.COM – Anggota Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Jawa Barat, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya tengah merancang komunikasi intensif dengan DPRD DKI Jakarta dan DPRD Banten guna mendorong keterlibatan kedua provinsi dalam pembenahan jalan khusus tambang di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Menurut Samsul, sekitar 70 persen material tambang seperti batu dan pasir yang digunakan untuk pembangunan di DKI Jakarta dan Banten berasal dari Kabupaten Bogor, khususnya Parung Panjang.
Hal ini menyebabkan lalu lintas truk bermuatan berat melintasi jalur umum di wilayah tersebut dan berkontribusi besar terhadap kerusakan infrastruktur jalan.
“Pembahasan dengan DPRD DKI dan Banten sedang dilakukan. Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, juga sudah menyampaikan bahwa yang merusak jalan-jalan di Parung Panjang itu adalah truk-truk pengangkut material ke DKI dan Banten,” kata Samsul saat dihubungi via telepon, Selasa (17/6/2025).
Samsul juga mengungkapkan bahwa dalam rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, 16 Juni 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyinggung persoalan ini di hadapan kepala daerah dari DKI Jakarta dan Banten.
Tak hanya melibatkan pemerintah provinsi, Samsul menekankan pentingnya kontribusi para pengusaha tambang dalam penanganan persoalan jalan khusus tambang.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















