
Eva berharap, semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan berkeliling, tidak hanya di RSUD Idham Chalid saja. Dan tentunya semoga memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty menjelaskan, pelayanan medis telah dipersiapkan dengan matang. Sebanyak delapan tempat tidur disediakan dalam kegiatan ini, terdiri dari dua bed untuk pra-tindakan seperti proses anestesi, dan enam bed untuk tindakan sunat.
“Setiap tindakan dilakukan oleh dua orang, satu operator dan satu asisten. Jadi total ada 15 sampai 20 tenaga kesehatan yang terlibat langsung hari ini,” ujar Fusia.
Ia mengungkapkan, peserta khitanan massal mulai mendaftar sejak pukul 07.00 WIB, dan kegiatan resmi dibuka satu jam kemudian.
Para peserta berasal dari enam kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bogor yang berada di sekitar RSUD Idham Chalid, yaitu Kecamatan Ciawi, Cisarua, Megamendung, Cigombong, Cijeruk, dan Caringin.
“Peserta kami fokuskan dari wilayah sekitar RSUD Idham Chalid agar aksesnya lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Fusia menambahkan, kegiatan khitanan massal ini tidak hanya memberikan layanan medis gratis, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















