
“Kegiatan hari ini memang sebagai bentuk apresiasi. Ini keinginan masyarakat untuk mengaplikasikan rasa syukur atas hasil bumi,” ujarnya.
Nurodin menyebut wilayah Sukajaya, khususnya Desa Kiarasari, sebagai daerah yang masih kuat mempertahankan nilai-nilai budaya leluhur.
“Ini wilayah yang subur makmur, dibangun dengan nilai-nilai budaya leluhur yang masih dipertahankan,” katanya.
Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Nurodin dan pengelola Ekowisata Cibuluh, dengan beragam kegiatan seperti khitanan massal, penanaman pohon, pementasan wayang golek, serta pameran kreasi tumpeng dan pangan lokal khas desa wisata.
“Giat ini merupakan kolaborasi antara Ekowisata Cibuluh dengan saya. Dan masyarakat melakukan hal-hal yang sejalan dengan isi Perda. Maka kami sangat mengapresiasi dan mendukung,” ungkapnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Kiarasari dan kini menjabat sebagai anggota dewan dua periode itu berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan di wilayah lain.
“Kita mengajak ke depan bukan hanya di sini. Yang sudah ada harus ditingkatkan. Harapan saya, ini menjadi pilot project yang bisa diamati, ditiru, dan dimodifikasi di tempat lain,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















