BOGORTODAY.COM – Kadar kolesterol yang tidak terkontrol dengan baik bisa berdampak serius pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Kolesterol sendiri terbagi menjadi dua jenis utama: low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat, dan high-density lipoprotein (HDL) yang disebut kolesterol baik.
Kadar LDL yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, hingga aterosklerosis.
Ironisnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi karena kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas.
Bahkan dalam beberapa kasus, gejala kolesterol tinggi sering disalahartikan sebagai masuk angin, terutama karena kemiripan sensasi tidak enak badan yang dirasakan.
Apa Itu Masuk Angin?
“Masuk angin” merupakan istilah non-medis yang umum digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kondisi tubuh yang terasa tidak nyaman, seperti demam ringan, meriang, kembung, pegal-pegal, hingga sakit kepala. Padahal, bisa jadi gejala yang dialami merupakan sinyal dari kolesterol tinggi yang dibiarkan terlalu lama.
Gejala Kolesterol Tinggi yang Mirip Masuk Angin
Berikut ini beberapa gejala kolesterol tinggi yang sering disalahartikan sebagai masuk angin:
- Kelelahan atau Pegal-pegal
Kelelahan bisa menjadi efek tidak langsung dari kolesterol tinggi, terutama jika telah berkembang menjadi penyakit arteri perifer (PAD).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















