Hari Bidan Nasional 24 Juni: Mengapresiasi Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak

Ilustrasi Bidan

BOGORTODAY.COM – Setiap tanggal 24 Juni, Indonesia memperingati Hari Bidan Nasional — sebuah momentum penting yang tidak hanya menandai sejarah lahirnya profesi bidan secara organisasi, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi luar biasa para bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di seluruh penjuru negeri.

Lebih dari sekadar perayaan simbolik, Hari Bidan Nasional menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya peran bidan dalam mengawal awal kehidupan manusia, dari rahim hingga dunia nyata.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Sejarah dan Latar Belakang

Hari Bidan Nasional ditetapkan untuk memperingati berdirinya Ikatan Bidan Indonesia (IBI), yang secara resmi terbentuk pada 24 Juni 1951 dalam Konferensi Bidan Pertama di Jakarta.

Organisasi ini menjadi wadah pemersatu bagi para bidan di seluruh Indonesia — memperjuangkan peningkatan mutu pelayanan, profesionalisme, dan hak-hak bidan.

Tiga tahun setelah berdiri, IBI mendapat pengakuan hukum pada 1954 dan sejak itu aktif berperan di forum nasional maupun internasional, termasuk sebagai anggota International Confederation of Midwives (ICM).

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

Dengan langkah ini, bidan Indonesia kian diperhitungkan di kancah global dalam isu-isu kesehatan ibu dan anak.

Makna dan Tujuan Peringatan

Menurut Kementerian Kesehatan RI, peran bidan sangat strategis dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB), terutama di daerah-daerah pelosok yang minim akses dokter atau rumah sakit.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================