
Oman, yang dikenal sebagai mediator dalam perundingan nuklir AS-Iran, secara tegas mengecam serangan tersebut. Pemerintah Oman menyebut aksi militer ini sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri.
Uni Emirat Arab dan Bahrain juga menyampaikan kekhawatiran mereka. UEA meminta agar eskalasi konflik dihentikan segera, sedangkan Bahrain mengimbau pegawai pemerintahan bekerja dari rumah serta mendorong dimulainya kembali dialog damai. Bahrain sendiri merupakan lokasi Armada Kelima Angkatan Laut AS yang beroperasi di Teluk.
Kuwait pun mengambil langkah pencegahan dengan mengaktifkan rencana darurat dan mempersiapkan lokasi-lokasi perlindungan bagi warganya.
Kecaman juga datang dari kelompok bersenjata Hamas yang berbasis di Palestina dan dikenal sebagai sekutu Iran. Mereka menganggap serangan itu sebagai bentuk agresi terang-terangan terhadap Iran.
Di Irak, juru bicara pemerintah Basim Alawadi menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan ancaman nyata bagi perdamaian kawasan. Ia menyampaikan kecaman dari Baghdad, yang juga menjadi lokasi beberapa pangkalan militer AS.
Pemerintah Irak pun mengkhawatirkan kemungkinan keterlibatan kelompok bersenjata pro-Iran yang telah mengancam akan menyerang kepentingan AS jika dianggap mendukung Israel.
Presiden Lebanon, Joseph Aoun, yang memiliki hubungan dekat dengan Washington, menyerukan agar Iran dan AS segera kembali ke meja perundingan demi menjaga stabilitas kawasan.
Lebanon sendiri masih berjuang memulihkan diri setelah konflik dengan Hizbullah dan Israel yang sempat mereda melalui kesepakatan gencatan senjata pada November lalu.
Mesir dan Yordania turut menyuarakan keprihatinan. Kairo menegaskan bahwa peningkatan ketegangan antara AS dan Iran sangat membahayakan kawasan, sementara Amman menyerukan agar langkah-langkah militer dihentikan dan diplomasi dihidupkan kembali. (mg2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















