Mahasiswa UMP Tewas Tenggelam di Kedung Kali Rambat Baturraden, Diduga Alami Kram Saat Berenang

Jenazah Bramasta kemudian dibawa ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto pada pukul 15.05 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mahasiswa Berprestasi dan Kader Unggulan

Rektor UMP, Prof. Jebul Suroso, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Bramasta. Ia mengenang korban sebagai mahasiswa berprestasi dan kader unggulan.

“Bramasta adalah mahasiswa cerdas, santun, dan penuh semangat dalam belajar. Kehilangannya menjadi pukulan berat bagi kami semua,” ujar Prof. Jebul dalam rilis resmi kampus.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol UMP, Irfan Fatkhurohman, menyatakan bahwa pihak kampus akan mendampingi penuh keluarga korban, termasuk dalam proses pemulangan jenazah dan administrasi terkait.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Bogor untuk Indonesia

UMP berkomitmen memberi dukungan penuh kepada keluarga. Doa terbaik kami panjatkan agar Allah SWT menerima amal ibadah almarhum dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.

Imbauan dan Doa Bersama

Pihak UMP juga mengimbau seluruh mahasiswa untuk lebih berhati-hati saat melakukan kegiatan di luar kampus, khususnya di area wisata alam atau perairan, dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kemampuan berenang.

BACA JUGA :  Sempat Bersitegang di Lapangan, Trossard dan Tielemans Jadi Penentu Kebangkitan Belgia atas Senegal

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, sivitas akademika UMP akan menggelar salat gaib dan doa bersama untuk Bramasta Ahmad Rifai.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka, khususnya perairan. Selamat jalan, Bramasta. Semangat dan dedikasimu akan selalu dikenang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================