Yuki Kato Ungkap Pandangan Soal Usia 30 dan Tekanan Menikah: “Apa yang Menyeramkan dari Itu?”

Yuki Kato

BOGORTODAY.COM – Aktris Yuki Kato baru-baru ini membagikan pandangan jujurnya mengenai usia 30 tahun dan tekanan sosial yang kerap menyertainya, terutama soal pernikahan.

Di usianya yang kini memasuki kepala tiga, Yuki merasa lebih dewasa dalam menanggapi pandangan masyarakat terhadap status lajang.

Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Yuki mengakui bahwa awalnya ia sempat merasa cemas saat menjelang usia 30 tahun.

“Awalnya sih takut banget ya (belum menikah di umur 30 tahun), kayak merasa memasuki kepala tiga tuh gimana banget,” ungkap aktris blasteran Indonesia-Jepang itu.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

Namun, seiring berjalannya waktu, Yuki menyadari bahwa ketakutannya tersebut tak lagi relevan. Ia pun mulai mengubah perspektifnya terhadap usia dan status pernikahan.

“Tapi ternyata gak semenakutkan itu, justru kayaknya aku mau ubah perspektif itu,” tambahnya.

Menjadi Lajang di Usia 30 Bukan Hal Memalukan

Bagi Yuki, menjadi perempuan yang belum menikah di usia 30 bukanlah sebuah kesalahan atau sesuatu yang patut dikhawatirkan. Ia justru mempertanyakan stigma yang selama ini melekat pada perempuan lajang di usia matang.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

“Aku belum menikah di kepala tiga, kayak kenapa? What so scary about that?” kata Yuki dengan nada santai.

Ia menekankan bahwa hal yang lebih mengkhawatirkan justru bukan soal status pernikahan, melainkan kondisi seseorang yang belum mampu berdiri sendiri secara emosional maupun mental.

“Gak ada yang menyeramkan, menyeramkan itu kalau kita tidak bisa hidup sendiri, kita tidak bisa mencintai diri kita dan kalau masih bergantung sama orang,” jelasnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================