
“Laboratorium ini akan menjamin kualitas dan keamanan produk, serta membantu pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing, baik di dalam negeri maupun pasar global,” ungkap Yahya.
SIG sendiri merupakan laboratorium pengujian independen dengan layanan utama di bidang pengujian mutu dan keamanan pangan, farmasi, kosmetik, suplemen, dan produk konsumen lainnya. Berdiri sejak 2001, SIG telah mengantongi berbagai akreditasi nasional dan internasional serta menjadi mitra strategis industri, pemerintah, dan akademisi.
Saat ini, SIG mengoperasikan dua gedung laboratorium di Bogor dan memiliki fasilitas serupa di Semarang serta Surabaya. SIG Tower akan menjadi flagship laboratorium unggulan yang dirancang untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan multidisiplin.
Pembangunan SIG Tower juga telah mengantongi berbagai perizinan penting, seperti KKOP dari Lanud Atang Sendjaja (18 Januari 2024), izin pemanfaatan ruang dari DPMPTSP Kota Bogor (22 Maret 2024), AMDAL dari Dinas Lingkungan Hidup (27 Maret 2025), dan PBG dari Dinas PUPR (19 Juni 2025).
Sebagai perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), SIG dikenal sebagai pelopor pengujian laboratorium di Indonesia, bahkan menjadi yang pertama memperoleh akreditasi ISO/IEC 17025 dari KAN untuk ruang lingkup GMO (Genetically Modified Organism).***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














