
BOGORTODAY.COM – Rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 ditutup dengan semarak Helaran Budaya Nusantara yang digelar pada Sabtu malam, 28 Juni 2025.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa pelaksanaan helaran di malam hari bertujuan memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Keistimewaan tahun ini adalah pelaksanaannya di malam hari, sehingga masyarakat yang biasanya sibuk di siang hari bisa ikut serta,” ujarnya kepada wartawan di Balai Kota.
Helaran budaya kali ini melibatkan 36 peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya, termasuk perwakilan dari luar daerah seperti Betawi, Makassar, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Acara juga turut dimeriahkan oleh kehadiran tamu undangan dari Kabupaten Bogor dan wilayah lain.
Sebagai bentuk pelestarian budaya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diwajibkan mengenakan kostum budaya Nusantara.
“Khusus untuk OPD, kami minta mereka tampil dalam balutan busana tradisional sebagai bentuk dukungan terhadap keberagaman budaya Indonesia,” tambah Dedie.
Terkait potensi cuaca, Dedie menyampaikan bahwa hujan diprediksi turun saat acara berlangsung. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat warga.
“Tadi BMKG memprediksi akan turun hujan. Tapi sebagai warga Bogor yang akrab dengan hujan, kita tetap jalani dengan riang gembira. Ini sudah jadi bagian dari keseharian,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















