
“Kedua rezim telah menunjukkan bahwa mereka tidak mematuhi aturan dan norma internasional apa pun,”
tambahnya.
Dalam percakapan tersebut, Mousavi meyakinkan Pangeran Khalid bahwa Iran tidak memiliki niat untuk memulai konflik, namun siap membalas jika diserang, menggunakan seluruh kemampuan militernya terhadap pihak yang melakukan agresi.
Kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), juga melaporkan percakapan antara kedua pejabat tinggi tersebut, menyebut bahwa mereka membahas hubungan bilateral dalam bidang pertahanan serta perkembangan situasi terkini di kawasan. (mg1)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















