
“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekedar pembagian mushaf, tapi bagian dari gerakan jangka panjang untuk memberantas buta huruf dan meningkatkan daya baca masyarakat. Dengan optimalisasi manajemen program, kita bisa memaksimalkan dampaknya,” ujar Syaiful.

Kegiatan ditutup dengan sesi doa bersama, penyerahan secara simbolis paket literasi kepada pengurus Pondok pesantren dan TPQ, juga foto bersama para panitia dan anak-anak.
ITB Dewantara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, memperluas dampak ke wilayah terpencil lain, sekaligus mengajak lebih banyak mahasiswa terlibat dalam pengabdian masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik terhadap kesejahteraan sosial.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap Al-Quran, serta upaya kami untuk pendukung pendidikan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, terutama para donatur, panitia, dan keluarga besar pondok pesantren Asmaul Husnah dan TPQ Al-Hidayah yang telah menerima kami dengan hangat. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua.” tutup Nazwa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















