
Lebih lanjut, Jenderal Mousavi menegaskan bahwa Iran tidak berniat menjadi pihak pertama yang memulai konflik bersenjata. Namun apabila Israel kembali meluncurkan agresi, maka Iran akan memberikan respons militer dengan seluruh kekuatan yang dimilikinya.
Sementara itu, kantor berita resmi milik pemerintah Arab Saudi, SPA, juga mengonfirmasi percakapan tersebut. Dalam laporannya, disebutkan bahwa kedua pejabat tinggi itu tidak hanya mendiskusikan situasi geopolitik kawasan, tetapi juga membicarakan peningkatan kerja sama bilateral di sektor pertahanan antara Iran dan Arab Saudi.
Pernyataan keras dari Jenderal Mousavi menandakan bahwa meskipun telah diumumkan gencatan senjata, ketegangan di kawasan tetap tinggi. Iran menyatakan siap menghadapi segala bentuk pelanggaran dari pihak Israel, terutama jika serangan kembali terjadi. (mg1)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















