Peringati Harganas ke-32, Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Anggota keluarga juga diingatkan agar tidak terpapar pengaruh negatif teknologi dan digital, sehingga tidak didominasi oleh akses berlebihan terhadap gawai hingga mengurangi interaksi dengan keluarga.

Keluarga harus terus meningkatkan kualitas kesehatan agar tetap produktif, serta meningkatkan kualitas ekonomi guna membantu kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan.

“Kita harus waspada dan hati-hati. Saat ini, handphone sudah seperti anggota keluarga baru. Jangan sampai handphone yang mengatur kita. Namun kitalah yang harus pandai-pandai mengatur handphone,” tutur Dedie Rachim.

BACA JUGA :  Tanam Pohon Jadi Agenda Wajib MPLS, Pemkot Bogor Targetkan Sekolah Hijau dan Lestari

Dalam mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis, pemerintah memerlukan keterlibatan dan kerja sama multipihak. Integrasi, kolaborasi program, dan inovasi layanan perlu diperkuat agar mampu menjangkau keluarga-keluarga yang membutuhkan, karena membangun Indonesia Emas dimulai dari keluarga.

Sementara, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengajak semua pihak untuk terus memberikan perhatian terhadap pentingnya keluarga.

“Suatu pemerintahan atau wilayah merupakan kumpulan keluarga. Jadi, keluarga-keluarga itu harus diperhatikan, diinisiasi, dan diberikan atensi agar tetap berkualitas dari semua sisi,” kata Yantie Rachim.

BACA JUGA :  Muharram Penuh Makna, Masjid Al-Madinah Tebarkan Keberkahan Lewat Santunan 355 Yatim dan Dhuafa

Terakhir, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menambahkan bahwa indeks kebahagiaan keluarga di Kota Bogor meningkat dari 59,61 persen menjadi 63 persen.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================