
Melihat hal ini, Umar pun berkata dengan penuh keinsafan, “Saya tidak akan pernah bisa mengalahkan Abu Bakar.” (HR Tirmidzi)
Keikhlasan Abu Bakar menjadikan amalnya sebagai puncak teladan dalam pengorbanan dan keyakinan kepada Allah SWT.
Sahabat Lain yang Tak Kalah Dermawan
Selain tiga tokoh utama di atas, beberapa sahabat lain juga turut menunjukkan semangat sedekah:
- Abdurrahman bin Auf menyumbangkan 200 uqiyah perak, setara sekitar 8.000 dirham. Nilai ini sangat besar, mengingat satu dirham cukup untuk kebutuhan harian.
- Ashim bin Adi menyumbangkan satu wasaq kurma, atau sekitar 144–180 kg kurma, makanan pokok penting untuk perjalanan panjang ke Tabuk.
Siapa yang Terbesar?
Jika dilihat dari sisi jumlah harta, Utsman bin Affan adalah penyumbang terbesar. Namun jika diukur dari tingkat pengorbanan, Abu Bakar Ash-Shiddiq menunjukkan derajat tertinggi karena tidak menyisakan apapun untuk dirinya dan keluarganya kecuali tawakal kepada Allah.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa dalam sedekah, bukan hanya jumlah yang dinilai, tetapi juga niat, keikhlasan, dan pengorbanan.
Ketiga sahabat ini memperlihatkan semangat luar biasa dalam membela agama dan menunjukkan bahwa harta hanyalah sarana, bukan tujuan hidup.
Perang Tabuk bukan hanya mencatat sejarah militer umat Islam, tetapi juga menorehkan kisah-kisah pengorbanan dan kedermawanan abadi.
Keteladanan Utsman, Umar, Abu Bakar, dan sahabat lainnya menjadi cahaya bagi umat Islam dalam memahami arti bersedekah dan berjuang di jalan Allah, terutama dalam kondisi sulit.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















