
“Seharusnya dari dinas turun ke guru, dari guru turun ke orang tua. Jadi semua bisa siap. Banyak yang KTP-nya beda domisili, jadi makin susah,” ungkapnya.
Keluhan serupa disampaikan Anton (32), yang mengaku harus datang langsung ke kantor Dinas Pendidikan karena akun pendaftaran anaknya bermasalah.
“Kita udah daftar online, tapi username-nya nggak muncul. Akhirnya harus reset akun dan registrasi ulang di sini,” katanya.
Ia menduga permasalahan yang muncul disebabkan oleh gangguan sistem. Anton mengaku sudah mencoba menyelesaikan kendala di sekolah, namun diarahkan kembali ke Dinas.
“Mungkin memang masalah sistem. Di sekolah nggak bisa, disuruh langsung ke sini,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait keluhan pendaftaran daring SPMB tersebut. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















