BOGORTODAY.COM – Bagi banyak orang, gorengan yang gurih dan renyah merupakan camilan favorit di waktu senggang. Namun, bagi pengidap kolesterol tinggi, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang bagi kesehatan.
Gorengan digolongkan sebagai makanan dengan kadar kolesterol yang buruk. Proses menggoreng menggunakan minyak dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kandungan kalori, lemak trans, dan lemak jenuh yang berdampak langsung pada naiknya kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Sebagai gantinya, ada berbagai pilihan camilan sehat yang lebih ramah bagi penderita kolesterol tinggi. Berikut lima di antaranya yang dilansir dari Healthgrades:
- Cokelat Hitam

Cokelat hitam kaya akan flavonoid dan antioksidan dari biji kakao. Penelitian tahun 2022 menunjukkan bahwa konsumsi cokelat hitam secara moderat dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan total kolesterol dalam darah.
Tips sehat: Pilih cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70%. Gunakan sebagai topping sehat di atas buah, kacang, atau oatmeal.
- Oatmeal

Sebagai biji-bijian utuh yang tinggi serat, oatmeal efektif dalam membantu mengontrol kadar kolesterol. Serat larut dalam oatmeal berfungsi mengikat kolesterol di usus dan membantu mengeluarkannya dari tubuh.
Saran penyajian: Rebus oat dengan susu rendah lemak dan tambahkan buah segar atau bubuk kayu manis sebagai pemanis alami.
- Yoghurt Rendah Lemak

Yoghurt, terutama yang rendah lemak atau tanpa lemak, merupakan sumber protein dan probiotik yang dapat mendukung kesehatan jantung. Beberapa jenis yoghurt probiotik penuh lemak juga terbukti dapat menurunkan LDL dalam studi tahun 2020.
Catatan penting: Hindari yoghurt dengan tambahan gula berlebih. Pilih varian tanpa pemanis atau rasa alami.
- Kacang-kacangan

Almond, kenari, dan pistachio mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung. Selain itu, kandungan serat dan proteinnya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.
Porsi sehat: Konsumsi segenggam kacang (sekitar 28 gram) per hari tanpa tambahan garam atau gula.
- Buah-buahan

Buah seperti apel, jeruk, berry, kiwi, dan buah naga kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Alpukat juga menjadi pilihan baik karena mengandung lemak tak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Pola Makan Tidak Sehat Jadi Pemicu Kolesterol Tinggi
Spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menyebut bahwa kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh gaya hidup modern yang serba cepat, seperti pola makan buruk dan kurangnya aktivitas fisik.
“Pemicu kolesterol tinggi itu banyak ya. Bisa karena genetik, kegemukan, pola makan yang tidak baik, hingga kurang olahraga,” ujarnya kepada detikcom (Rabu, 4/9/2024).
Makanan seperti junk food, jeroan, dan daging merah sebaiknya dibatasi karena berpotensi meningkatkan kadar kolesterol. Yang perlu diwaspadai, kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala dan hanya bisa diketahui setelah menimbulkan komplikasi serius.
Mengganti gorengan dengan camilan yang lebih sehat merupakan langkah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
Tak hanya membantu menyehatkan jantung, pola makan yang lebih baik juga bisa meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Jadi, yuk mulai ubah camilanmu sekarang!***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















