
BOGORTODAY.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor merespons keluhan dari sejumlah orang tua siswa terkait kesulitan mengakses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 yang dilakukan secara daring atau online.
Kepala Seksi Peserta Didik Disdik Kabupaten Bogor, Muchlis, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi guna memperbaiki sistem akses pendaftaran SPMB tahun ini.
“Kalau terkait sistemnya saya harus cek dulu ke bagian servernya. Tapi kalau dilihat dari sisi Disdik, ya kita siap melayani, memberikan bantuan ke orang tua yang kesulitan mendaftar,” ujar Muchlis, Kamis (3/7/2025).
Ia menjelaskan, penumpukan orang tua siswa di kantor Disdik terjadi karena adanya asumsi bahwa proses pendaftaran akan lebih mudah jika dilakukan di sekolah.
“Asumsi sekolah, kalau dikerjain di sekolah takutnya begitu dia masuk dikira dibantu pihak sekolah, sehingga jadinya numpuk di dinas,” ungkapnya.
Disdik Kabupaten Bogor juga membuka layanan pengaduan bagi wali murid hingga 12 Juli 2025, meskipun pengumuman hasil SPMB dijadwalkan pada 9 Juli.
“Takutnya ada yang kurang jelas atau belum dipahami, bisa kita jelaskan,” kata Muchlis.
Ia menambahkan, jumlah orang tua yang datang ke Disdik untuk mengadukan masalah akses pendaftaran masih relatif sedikit dibanding total jumlah pendaftar.
“Nggak sebanding, mungkin 100–150 orang. Tapi di luar sana ada ribuan yang sudah mendaftar. Artinya dari sisi persentase, masih kecil yang ke Disdik,” pungkasnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














