Harga Emas Naik, Pasar Antisipasi Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed

Harga emas
Gold bars

BOGORTODAY.COM, JAKARTA – Harga emas mengalami kenaikan pada hari Rabu (Kamis waktu Jakarta) setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memunculkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lebih cepat dari prediksi sebelumnya. Di saat yang sama, para pelaku pasar tengah menanti laporan penggajian non-pertanian yang akan datang sebagai acuan tambahan arah kebijakan moneter.

Mengutip CNBC, Kamis (3/7/2025), harga emas di pasar spot naik sebesar 0,3% ke level USD 3.348,60 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup naik 0,3% di posisi USD 3.359,7 per ons.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Menurut pedagang logam independen Tai Wong, penurunan 33 ribu pekerjaan dalam laporan gaji swasta ADP — penurunan pertama sejak awal 2023 — menjadi dorongan signifikan bagi kenaikan harga emas.

Data ADP yang dirilis lebih awal menunjukkan bahwa jumlah pekerja sektor swasta di AS turun pada Juni. Ini menjadi sinyal bahwa The Fed mungkin mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga secepatnya pada bulan September.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Ketua The Fed Jerome Powell sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya masih bersikap hati-hati dalam mengambil langkah pemangkasan suku bunga, namun ia tidak menutup kemungkinan pemangkasan dilakukan bulan ini, tergantung pada data ekonomi selanjutnya.

Pernyataan tersebut membuat data penggajian non-pertanian yang akan dirilis Kamis menjadi sorotan utama, karena akan memberikan gambaran lebih luas tentang kondisi pasar tenaga kerja.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================