Banjir Bandang Terjang Texas, 13 Orang Tewas dan Puluhan Perempuan Masih Hilang

Banjir Bandang Terjang Texas, 13 Orang Tewas dan Puluhan Perempuan Masih Hilang

BOGORTODAY.COM Banjir bandang dahsyat melanda wilayah barat laut San Antonio, Texas, Amerika Serikat, pada Jumat (4/7) dini hari waktu setempat.

Setidaknya 13 orang dilaporkan tewas, sementara lebih dari 20 perempuan dari sebuah perkemahan musim panas masih belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa tragis ini terjadi setelah hujan deras turun semalaman dan membuat Sungai Guadalupe naik hingga 8 meter hanya dalam waktu 45 menit, menyebabkan luapan air yang menyapu rumah-rumah, pohon, dan memutus akses jalan.

Korban Termasuk Anak-Anak

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Sheriff Kerr County, Larry Leitha, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tim penyelamat telah mengidentifikasi 13 korban jiwa. Beberapa di antaranya adalah anak-anak, seperti diungkapkan oleh Letnan Gubernur Texas, Dan Patrick.

“Kami masih belum mengetahui keberadaan sekitar 23 gadis dari Camp Mystic, sebuah perkemahan musim panas di sepanjang Sungai Guadalupe,” ujar Patrick dalam konferensi pers.

Ia menambahkan, “Itu tidak berarti mereka hilang. Mereka mungkin berlindung di pohon atau terisolasi tanpa akses komunikasi.”

BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Komunikasi dan Akses Terputus

Menurut laporan dari direktur perkemahan, saat ini lokasi Camp Mystic tidak memiliki listrik, air, maupun akses Wi-Fi, menyulitkan koordinasi dan pelacakan peserta perkemahan yang berjumlah sekitar 750 orang selama liburan panjang 4 Juli.

Pemerintah negara bagian dan lokal telah mengeluarkan peringatan untuk tidak bepergian ke wilayah-wilayah terdampak di sepanjang Sungai Guadalupe, karena banyak jalan yang tidak dapat dilalui akibat banjir.

Evakuasi Dramatis dan Respons Pemerintah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================