Menjelajahi Keindahan Musim Semi di Jepang, Sakura Bermekaran di Setiap Sudut

Musim semi

BOGORTODAY.COM – Musim Semi adalah waktu yang paling dinanti-nanti di Jepang. Setiap tahunnya, antara akhir Maret hingga awal April, negara ini berubah menjadi lautan warna merah muda ketika bunga sakura atau cherry blossom bermekaran hampir di seluruh penjuru kota. Momen ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Jepang, tapi juga magnet wisata yang menarik jutaan pelancong dari seluruh dunia.

Salah satu kegiatan khas musim semi di Jepang adalah hanami, yaitu tradisi menikmati keindahan bunga sakura sambil berkumpul bersama teman atau keluarga. Taman-taman kota, pinggir sungai, hingga area kuil dan kastil menjadi tempat favorit untuk hanami. Di Tokyo, misalnya, Taman Ueno dan Sungai Meguro selalu ramai dipadati pengunjung yang datang dengan tikar piknik, membawa makanan, dan menikmati suasana yang damai di bawah rindangnya pohon sakura.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Sementara itu di Kyoto, nuansa musim semi semakin terasa magis. Jalanan kota tua yang penuh bangunan tradisional terlihat sangat fotogenik dengan latar sakura yang berguguran. Tempat seperti Kuil Kiyomizudera, Filosopher’s Path, dan Arashiyama menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan sekaligus mengenal sisi budaya Jepang yang kental. Banyak pengunjung yang mengenakan kimono dan berfoto dengan latar sakura, menciptakan kesan klasik dan indah.

Bunga sakura tidak hanya menawarkan keindahan visual, tapi juga memiliki makna simbolik bagi masyarakat Jepang. Sakura melambangkan keindahan yang singkat, kehidupan yang sementara, serta awal yang baru. Tak heran jika banyak warga Jepang yang menjadikan musim semi sebagai waktu refleksi dan pembaruan diri.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Selain hanami, berbagai festival musim semi digelar di seluruh Jepang. Festival ini menghadirkan kuliner khas seperti mochi sakura, teh hijau, hingga sake yang dinikmati sambil duduk di bawah pohon. Saat malam tiba, pohon-pohon sakura diterangi lampion dalam acara yang disebut yozakura, menampilkan sisi romantis dari musim semi Jepang.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================