
“Ayah saya sudah meninggal tahun sebelumnya. Saya merasa, saya bertanding untuk siapa lagi? Saya sudah tidak ingin main, tapi dipaksa tampil juga. Jadi ya saya main seadanya saja,” ungkap Rexy.
Kini, setelah pensiun dari dunia bulu tangkis, Rexy melanjutkan perjalanannya sebagai pelatih, termasuk menangani atlet-atlet bulu tangkis Malaysia. Meski telah meninggalkan lapangan sebagai pemain, kenangan dan kisah emosional dari masa keemasannya tetap menjadi bagian penting dari sejarah bulu tangkis Indonesia.(mg2)
Sumber: okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















