Letusan Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki Tutupi Desa dalam Kegelapan 15 Menit, Kolom Abu Capai 18 Kilometer

Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki kali ini termasuk dalam kategori besar. Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Fajarudin M Balido, kolom abu berwarna kelabu hingga hitam itu terpantau setinggi 18 km dari puncak atau 19,5 km dari permukaan laut. Letusan tercatat dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan berdurasi sekitar 6 menit 26 detik.

Dampak letusan juga menjalar ke dunia transportasi udara. Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, menyatakan bandara ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.

BACA JUGA :  Mengapa Tawon Sering Membuat Sarang di Rumah? Kenali Faktor yang Menarik Kehadirannya

“Hari ini bandara ditutup sementara,” ujarnya.

Salah satu penerbangan terdampak adalah maskapai Wings Air rute Larantuka. Sebanyak 130 penumpang gagal berangkat maupun tiba di tujuan akibat gangguan abu vulkanik.

Status Gunung dan Kewaspadaan Warga

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, warga di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat keamanan.

BACA JUGA :  Motor Hantam Pembatas Jalan di Cibinong, Dua Tewas

Masyarakat juga disarankan mengenakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik yang masih menyelimuti udara di kawasan tersebut.

Letusan ini menjadi pengingat bahwa aktivitas vulkanik gunung api di Indonesia tidak bisa diprediksi sepenuhnya, dan kesiapsiagaan tetap menjadi kunci keselamatan masyarakat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================