
Menanggapi kekhawatiran warga mengenai aksesibilitas akibat berkurangnya jumlah angkot, Jenal menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan kajian.
“Kita akan identifikasi dulu jalur mana yang terdampak paling signifikan karena pengurangan angkot. Jika dibutuhkan, koridor Biskita bisa saja ditambah. Tapi tentu melalui kajian mendalam, tidak bisa asal putuskan,” ujarnya.
Jenal juga menegaskan bahwa pengurangan jumlah angkot bukan berarti menghilangkan akses masyarakat terhadap transportasi.
“Justru melalui konversi ini, kita hadirkan transportasi massal yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















