
Setelah melihat reaksi tenang dan pembacaan ayat yang fasih, petugas pun tersentuh dan akhirnya yakin bahwa Limbad adalah seorang Muslim.
“Akhirnya Master diperiksa fisik, dari rambut sampai gigi taring. Lalu disuruh baca Qur’an random, dan Master dengan tenang melafalkan Surat Ar-Rum sampai tuntas. Pihak imigrasi akhirnya percaya dan mereka pun berpelukan haru.”
Mendapat Perlakuan Istimewa Setelahnya
Usai kejadian tersebut, pihak otoritas Arab Saudi justru memberikan perlakuan istimewa kepada Limbad. Ia mendapat pengawalan khusus dari tentara Saudi dalam menjalani ibadah di Madinah dan Mekkah.
“Selalu mendapat kemudahan, mulai dari salat di Raudhah, salat di Hijr Ismail, mencium Hajar Aswad, hingga diajak keliling ke berbagai tempat penting di Mekkah,” pungkas pihak pengelola akun Limbad.
Pelajaran di Balik Penampilan
Kisah ini menjadi pengingat bahwa penampilan luar tak selalu mencerminkan isi hati. Meski dikenal eksentrik dan misterius, Master Limbad menunjukkan komitmennya sebagai seorang Muslim yang taat, bahkan dalam kondisi diuji di negeri orang.
Pengalaman spiritual ini tentu menambah warna dalam perjalanan keagamaan sang pesulap legendaris, sekaligus membuka mata banyak orang bahwa keimanan tak mengenal bentuk, melainkan keyakinan yang tulus.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















