
“Proyek ini memerlukan waktu hampir 12 tahun untuk bisa diselesaikan hingga berfungsi sepenuhnya,” jelas Hashim.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, menyebut pabrik ini sebagai bagian dari arus investasi industri yang terus berkembang di Aceh. Menurutnya, saat ini ada beberapa proyek industri lain yang juga tengah berjalan, seperti pembangunan pabrik rokok di Aceh Utara, pabrik baterai di Aceh Besar, serta pabrik pengolahan baja di Aceh Selatan.
“Ini merupakan bagian dari visi kami untuk mengurangi tingkat pengangguran. Kehadiran pabrik-pabrik ini sangat tepat waktunya untuk membuka lapangan kerja bagi para pemuda Aceh,” kata Mualem.(mg2)
Sumber: cnnindonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















