
Nama lain gula tambahan: sirup jagung, fruktosa, sukrosa, madu, molase, sirup maple, brown sugar.
- Pemanis Buatan
Meskipun dianggap bebas kalori, pemanis buatan juga berisiko terhadap kesehatan hati dan usus. Beberapa studi menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi pemanis buatan dan gangguan metabolisme hati.
WHO pun tidak merekomendasikan pemanis buatan untuk diet jangka panjang.
Contoh pemanis buatan: aspartame, sucralose, sakarin, neotame, advantame.
- Daging Merah dan Daging Olahan
Daging merah dan olahannya mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan mempercepat penumpukan lemak di hati.
Konsumsi berlebihan juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, khususnya kanker usus besar.
Contoh: daging sapi, daging babi, domba, jeroan, sosis, kornet, bacon.
Penyakit hati berlemak bisa menyerang siapa saja, bahkan mereka yang tidak minum alkohol sekalipun. Kunci utama untuk mencegah dan mengendalikan penyakit ini adalah memilih pola makan sehat, menjaga berat badan ideal, dan rutin beraktivitas fisik.
Mulailah dengan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, serta pilih makanan segar dan alami sebanyak mungkin. Ingat, hati yang sehat berarti tubuh yang lebih bertenaga dan terlindung dari berbagai komplikasi serius.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















