Wabup Bogor Jaro Ade Tanam Pohon Langka di Lokasi Huntap Cipandawa, Dorong Rehabilitasi Lingkungan

Wabup Bogor Jaro Ade Tanam Pohon Langka di Lokasi Huntap Cipandawa, Dorong Rehabilitasi Lingkungan

BOGORTODAY.COM  – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melakukan penanaman pohon di kawasan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Blok Cipandawa, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Kamis (10/7/2025). Aksi ini menjadi simbol komitmen dalam pemulihan lingkungan pasca pembukaan lahan akibat bencana yang melanda kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jaro Ade menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi lereng-lereng bekas pembukaan lahan yang rawan longsor. Ia menilai penanaman pohon harus berjalan seiring dengan proses pembangunan fisik Huntap, agar pemulihan lingkungan dan kenyamanan warga dapat segera terwujud.

“Penanaman ini bukan hanya simbolis. Kita ingin memberikan contoh, bahwa sambil menunggu rumah selesai dibangun, lereng-lereng yang sudah dibuka juga harus segera ditanami kembali,” ujar Jaro Ade di lokasi kegiatan.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Ia juga mengapresiasi langkah inovatif Kepala Desa Cileuksa yang telah menginisiasi penanaman pohon-pohon langka di area Huntap. Menurutnya, jenis pohon yang dipilih memiliki nilai ekologis tinggi dan kini sudah jarang ditemui di alam bebas.

“Saya sudah mendapat laporan dari Pak Lurah bahwa bibit-bibit pohon langka seperti Mahoni, Palahlar, dan Saninten sudah dikirim dan mulai ditanam. Ini luar biasa, karena pohon-pohon ini hampir punah. Langkah ini sangat tepat untuk menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jaro Ade menegaskan pentingnya membangun kembali kehidupan sosial dan ekonomi warga terdampak. Ia menyoroti kebutuhan dasar seperti pertanian, perikanan, dan pendidikan sebagai bagian tak terpisahkan dari proses rehabilitasi pasca bencana.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

“Orang bukan hanya butuh rumah, tapi juga perlu ekonomi yang pulih agar bisa menyekolahkan anak dan memenuhi kebutuhan lainnya. Jadi, pertanian dan perikanan juga harus dipikirkan secara serius,” ucapnya.

Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk jajaran dinas terkait dan tokoh masyarakat setempat yang mendukung program pemulihan kawasan terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Termasuk pertanian dan perikanan juga kita harus pikiran karena orang harus nyaman memiliki rumah dan ekonomi juga harus seperti semula agar bisa membiayai sekolah dan kepentingan lainnya,“ pungkasnya.*

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================