
Ia juga menyatakan bahwa momentum viral ini dimanfaatkan untuk mendorong eksposur terhadap event budaya lain di seluruh Indonesia, khususnya yang berakar pada budaya lokal dan olahraga tradisional.
Melalui kanal promosi seperti Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia, Kemenpar gencar berkolaborasi dengan panitia penyelenggara, pemerintah daerah, media, dan kreator konten untuk menjangkau audiens global. Bahkan, kementerian terlibat aktif dalam interaksi di komentar berbagai akun media sosial populer seperti PSG, AC Milan, Juventus, NFL, 9Gag, hingga Adidas.
“Inilah wajah baru promosi pariwisata yang kami sebut Tourism 5.0, yakni lebih targeted, kreatif, dan sesuai dengan segmen yang ingin kita tuju,” Ni Luh.
Selain Pacu Jalur, Kemenparekraf tengah menggulirkan lima inisiatif unggulan untuk meningkatkan daya saing pariwisata nasional, meliputi Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Pariwisata Naik Kelas, Event dengan Intellectual Property, dan program Desa Wisata.
“Kami ingin wisata budaya di luar Bali juga naik kelas. Festival Pacu Jalur adalah salah satu contoh nyata bagaimana event lokal bisa punya daya tarik global dengan pendekatan yang tepat,” kata Ni Luh Puspa. (mg1)
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















