BOGORTODAY.COM – Bagi ibu menyusui yang aktif bekerja atau memiliki rutinitas padat, menyimpan Air Susu Ibu (ASI) di dalam freezer menjadi solusi praktis untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.
Namun, penyimpanan yang kurang tepat dapat menyebabkan penurunan kualitas gizi ASI, termasuk kandungan lemak dan antibodinya.
Agar manfaat ASI tetap optimal meski dibekukan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan panduan penting soal penyimpanan dan pencairannya. Simak informasi berikut!
Berapa Lama ASI Aman Disimpan di Freezer?
Menurut IDAI, waktu penyimpanan ASI tergantung pada jenis freezer dan suhu penyimpanan:
- Freezer khusus (suhu -20°C): 6–12 bulan
- Freezer lemari es 2 pintu (suhu -18°C): 3–6 bulan
- Freezer lemari es 1 pintu (suhu -15°C): hingga 2 minggu
Meski aman dikonsumsi, ASI yang disimpan terlalu lama bisa kehilangan sebagian kandungan lemak yang penting bagi pertumbuhan bayi.
Tips Menyimpan ASI dalam Freezer agar Nutrisinya Tidak Hilang
Berikut beberapa tips menyimpan ASI agar tetap higienis dan bernutrisi, menurut IDAI dan Komunitas Pejuang ASI Indonesia:
- Gunakan wadah khusus penyimpanan ASI
Pilih botol kaca atau plastik BPA-free, atau kantong khusus ASI yang steril dan berkualitas baik. - Jangan isi penuh wadah
Sisakan sekitar 2,5 cm dari tutup karena ASI akan mengembang saat membeku. - Tutup rapat dan hindari wadah bekas makanan
- Labeli dengan tanggal dan jam pemerahan
Jika menyimpan untuk lebih dari satu bayi, tambahkan nama bayi pada label. - Simpan di bagian belakang freezer
Hindari menyimpan ASI di pintu freezer, karena suhu di bagian pintu lebih fluktuatif.
Kenali Kandungan ASI dan Fase Kolostrum
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















